Text
STUDI FENOMENOLOGIS PEMAKNAAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT SEBAGAI ASISTEN PENYUSUNAN MODUL AJAR DI SD NEGERI 193 PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami secara mendalam pemaknaan guru sekolah dasar terhadap penggunaan ChatGPT sebagai asisten dalam penyusunan modul ajar di SD Negeri 193 Pekanbaru. Penelitian ini penting dilakukan karena kajian-kajian sebelumnya mengenai kecerdasan buatan dalam pendidikan masih didominasi oleh sudut pandang efektivitas teknis dan kesiapan adopsi teknologi, sementara pengalaman subjektif guru sebagai pengguna utama belum banyak diungkap, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada dua orang guru kelas yang telah menggunakan ChatGPT dalam penyusunan modul ajar, observasi non-partisipan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan guru terbentuk melalui beberapa tahapan, yaitu pengalaman awal mengenal ChatGPT, pemanfaatannya secara praktis dalam menyusun tujuan pembelajaran, kegiatan, dan asesmen, hingga refleksi terhadap perannya dalam praktik profesional. Guru memaknai ChatGPT sebagai asisten digital yang meningkatkan efisiensi kerja dan memperkaya ide, namun hasilnya tidak pernah digunakan secara langsung; setiap keluaran selalu ditelaah, diverifikasi, dan disesuaikan dengan capaian pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kondisi kelas. Guru juga mengidentifikasi keterampilan menyusun prompt dan ketepatan hasil sebagai tantangan yang masih dihadapi, disertai harapan akan pelatihan lanjutan dan penyempurnaan teknologi. Pada intinya, guru memosisikan ChatGPT sebagai alat bantu pelengkap yang mendukung efisiensi profesional tanpa menggantikan pertimbangan pedagogis dan kewenangan pengambilan keputusan guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna.
No other version available