Text
Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Karakter Sosial Berbasis Sila Kedua Pancasila Pada Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar
Permasalahan karakter sosial siswa sekolah dasar seperti rendahnya toleransi, kurangnya empati, serta belum optimalnya sikap adil dalam berinteraksi menunjukkan bahwa internalisasi nilai Pancasila, khususnya sila kedua, belum berjalan maksimal, padahal lingkungan belajar secara teoretis merupakan faktor strategis dalam pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh lingkungan belajar terhadap karakter sosial siswa berdasarkan sila kedua Pancasila di kelas atas SDN 58 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif yang melibatkan 70 siswa kelas IV, V, dan VI melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap karakter sosial siswa (t = 23,188; p < 0,001), dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,888. Nilai tersebut menunjukkan lingkungan belajar secara statistik menjelaskan 88,8% variasi skor karakter sosial siswa dalam model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan belajar fisik dan sosial yang kondusif berkaitan dengan karakter sosial siswa yang lebih baik, khususnya pada aspek empati, kepedulian sosial, dan sikap adil sebagai cerminan sila kedua Pancasila. Karena desain penelitian bersifat asosiatif dengan pengukuran satu waktu, temuan ini menunjukkan hubungan statistik dan bukan hubungan sebab-akibat eksperimental.
No other version available