Text
PENGALAMAN KOMUNIKASI DIGITAL IBU BARU DALAM MENCEGAH BABY BLUES PADA MASA POSTPARTUM
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengalaman komunikasi digital yang dilakukan ibu baru dalam mencegah terjadinya baby blues pada masa postpartum. Fenomena baby blues setelah melahirkan menyebabkan munculnya perubahan emosional, kecemasan hingga stres sehingga ibu baru memanfaatkan media digital sebagai sumber informasi dalam menghadapi masa postpartum. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori literasi media digital James W. Potter. Informan pada penelitian berjumlah 5 orang ibu baru berusia 20-35 tahun yang aktif bekerja dan menggunakan media sosial TikTok. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan TikTok menjadi media komunikasi digital yang paling sering ibu gunakan untuk mencari informasi seputar perawatan bayi, cara menyusui, dan pengalaman sesama ibu baru. Hal ini membantu mengurangi perasaan cemas, dan ibu baru tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa postpartum sehingga ibu baru terhindar dari baby blues. Kata Kunci: Komunikasi Digital, Baby blues, Postpartum, TikTok.
No other version available