Text
PEMANFAATAN MINYAK KELAPA SAWIT DAN MINYAK JARAK SEBAGAI DEMULSIFIER ALAMI UNTUK MENGATASI EMULSI AIR PADA LIGHT OIL DENGAN METODE BOTTLE TEST
ABSTRAK Proses produksi minyak bumi umumnya menghasilkan emulsi air dalam minyak (water-in-oil/W/O) yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan operasional, seperti meningkatnya viskositas fluida, terbentuknya korosi, serta menurunnya kualitas minyak mentah. Penggunaan demulsifier komersial memang efektif dalam memecah emulsi, namun penggunaannya masih bergantung pada bahan kimia sintetis yang berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas demulsifier alami berbahan dasar minyak kelapa sawit dan minyak jarak sebagai alternatif demulsifier lokal dalam memisahkan emulsi air dalam minyak menggunakan metode bottle test. Pengujian dilakukan pada sampel light oil dengan dosis demulsifier sebesar 50 ppm serta dibandingkan dengan demulsifier komersial dan sampel blanko. Parameter yang diamati meliputi water drop, interface, water quality, Basic Sediment and Water (BS&W), dan oil content. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan demulsifier memberikan pengaruh signifikan terhadap proses pemisahan emulsi dibandingkan sampel tanpa demulsifier. Demulsifier berbasis minyak jarak menunjukkan performa terbaik di antara demulsifier alami, dengan menghasilkan volume water drop sebesar 61 mL pada menit ke-90, nilai BS&W sebesar 5,60%, serta oil content sebesar 126,4 ppm. Sementara itu, demulsifier berbasis minyak kelapa sawit menghasilkan volume water drop sebesar 30 mL, nilai BS&W sebesar 12,00%, dan oil content sebesar 188,7 ppm. Demulsifier komersial tetap memberikan hasil terbaik dengan volume water drop sebesar 68 mL, nilai BS&W sebesar 1,40%, dan oil content sebesar 72,4 ppm. Hasil pengamatan interface dan water quality juga menunjukkan bahwa demulsifier minyak jarak mampu menghasilkan sharp interface dan kualitas air kategori clean, mendekati performa demulsifier komersial. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minyak kelapa sawit dan minyak jarak berpotensi dimanfaatkan sebagai demulsifier alami untuk memecah emulsi air dalam minyak. Di antara kedua bahan tersebut, minyak jarak menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dan memiliki prospek sebagai alternatif demulsifier lokal yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, serta mampu mengurangi ketergantungan terhadap demulsifier komersial pada industri minyak dan gas.
No other version available