Text
Hubungan Self-Regulated Learning dengan Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Riau Harapan di Universitas Islam Riau
Mahasiswa penerima beasiswa menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, termasuk kewajiban untuk mempertahankan prestasi belajar serta memenuhi persyaratan keberlanjutan beasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa memerlukan kemampuan adaptif, salah satunya self-regulated learning, untuk meningkatkan resiliensi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan resiliensi akademik pada mahasiswa penerima Beasiswa Riau Harapan di Universitas Islam Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 243 mahasiswa dengan sampel berjumlah 155 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self regulated learning oleh Rusdi (2025) dengan jumlah aitem sebanyak 20 aitem dan skala resiliensi akademik (ARS-30) oleh Kumalasari et al. (2020) dengan jumlah aitem sebanyak 19 aitem. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara self-regulated learning dengan resiliensi akademik dengan koefisien korelasi sebesar 0,249 (kategori rendah) dan koefisien determinasi sebesar 0,062. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-regulated learning, maka semakin tinggi resiliensi akademik mahasiswa.
No other version available