Text
Analisis Resepsi Audiens Terhadap Konten TikTok @akmalfauzandd Dalam Isu Kasus Korupsi di Riau Melalui Komentar Pengguna
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resepsi audiens terhadap konten TikTok pada akun @akmalfauzandd mengenai isu kasus korupsi di Provinsi Riau melalui komentar pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang sesuai dengan fokus penelitian. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang dipilih berdasarkan komentar yang mereka tuliskan pada unggahan TikTok, kemudian diwawancarai untuk mengetahui proses pemaknaan terhadap konten tersebut. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall yang terdiri atas tiga posisi pembacaan, yaitu posisi dominan, posisi negosiasi, dan posisi oposisi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa audiens memiliki pemaknaan yang berbeda terhadap konten yang sama. Pada posisi dominan terdapat satu informan yang menerima makna utama yang dibangun oleh pembuat konten dan menjelaskan bahwa isi konten sesuai dengan kondisi yang terjadi di Provinsi Riau. Pada posisi negosiasi terdapat dua informan yang menerima pesan utama mengenai pentingnya perhatian terhadap praktik korupsi, tetapi menyesuaikan pemaknaannya berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan sudut pandang masing-masing. Sementara itu, pada posisi oposisi terdapat dua informan yang memahami isi pesan, namun menolak cara pembuat konten membingkai isu sehingga membangun penafsiran yang berbeda berdasarkan informasi dan pengalaman yang dimiliki. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa audiens berperan aktif dalam memaknai pesan media. Pengalaman, pengetahuan, dan latar belakang yang berbeda menyebabkan setiap individu dapat menerima, menegosiasikan, maupun menolak makna yang dikonstruksikan oleh pembuat konten, sebagaimana dijelaskan dalam Teori Resepsi Stuart Hall.
No other version available