Text
PENGARUH KEBIJAKAN FLEKSIBILITAS KERJA TERHADAP KESEIMBANGAN KEHIDUPAN PEKERJAAN PADA DRIVER GOJEK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja terhadap keseimbangan kehidupan pekerjaan pada driver Gojek di Kota Pekanbaru. Sebanyak 50 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria driver aktif, berdomisili di Pekanbaru, dan bekerja minimal enam bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert dan diuji menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja yang dirasakan driver berada pada kategori tinggi/baik dengan nilai rata-rata sebesar 3,94, sedangkan keseimbangan kehidupan pekerjaan juga berada pada kategori tinggi/baik dengan nilai rata-rata sebesar 4,07. Secara statistik, fleksibilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keseimbangan kehidupan pekerjaan, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 (< 0,05), nilai t-hitung sebesar 15,934, dan nilai koefisien regresi sebesar 0,741. Selain itu, nilai R² sebesar 0,841 menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja mampu menjelaskan 84,1% variasi keseimbangan kehidupan pekerjaan, sedangkan 15,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini, seperti pendapatan, beban kerja, kondisi kesehatan, dukungan keluarga, tekanan insentif, dan kondisi order di lapangan. Dengan demikian, fleksibilitas kerja yang dimiliki driver Gojek berperan penting dalam mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik fleksibilitas kerja yang dirasakan driver, maka semakin baik pula keseimbangan kehidupan pekerjaan yang mereka alami.
No other version available