Text
PENGGUNAAN NETSPEAK ATAU NETLINGO PADA BAHASA ALAY TERHADAP KOMUNIKASI MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM RIAU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan netspeak atau netlingo pada bahasa alay dalam komunikasi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau, mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta mengidentifikasi terjadinya miskomunikasi akibat penggunaan bahasa alay. Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya berbagai bentuk bahasa baru yang digunakan mahasiswa dalam berinteraksi di ruang digital maupun dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan melibatkan tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau sebagai informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teori Komunikasi Interpersonal yang dikemukakan oleh Deddy Mulyana untuk memahami proses penyampaian pesan, kesamaan makna, serta hambatan komunikasi dalam penggunaan bahasa alay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan netspeak atau netlingo telah menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari mahasiswa, terutama dalam penggunaan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok. Bahasa alay digunakan karena dianggap lebih praktis, santai, mampu mengikuti perkembangan tren, serta menciptakan komunikasi yang lebih akrab dengan teman sebaya. Meskipun demikian, mahasiswa tetap memahami pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam situasi formal, seperti saat berkomunikasi dengan dosen, presentasi, maupun kegiatan akademik lainnya. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan bahasa alay berpotensi menimbulkan miskomunikasi apabila lawan bicara tidak memahami istilah atau singkatan yang digunakan. Perbedaan pemahaman terhadap makna suatu istilah menyebabkan terjadinya kesalahpahaman dalam komunikasi, sehingga diperlukan klarifikasi untuk mencapai kesamaan makna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan netspeak atau netlingo telah memengaruhi pola komunikasi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau dengan menciptakan komunikasi yang lebih efektif dalam lingkungan pertemanan, namun juga berpotensi menimbulkan hambatan komunikasi apabila tidak disertai dengan kesamaan pemahaman antara komunikator dan komunikan.
No other version available