Text
PENGALAMAN HOMESICKNESS PADA MAHASISWA DI PEKANBARU: SEBUAH STUDI FENOMENOLOGIS
Homesickness merupakan pengalaman psikologis yang umum dialami mahasiswa perantau akibat keterpisahan dari rumah, keluarga, dan lingkungan asal. Perbedaan budaya, bahasa, kebiasaan, serta tuntutan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dapat memunculkan berbagai pengalaman emosional yang berbeda pada setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman homesickness pada mahasiswa perantau di Pekanbaru melalui pendekatan fenomenologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas tiga mahasiswa perantau yang berasal dari luar Provinsi Riau dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan fenomenologi Creswell dan Poth (2018) melalui identifikasi pernyataan signifikan, pembentukan unit makna dan tema, penyusunan deskripsi tekstural dan struktural, serta perumusan esensi pengalaman. Hasil penelitian mengungkapkan lima tema utama, yaitu: (1) pengalaman awal menjadi mahasiswa perantau, (2) kerinduan terhadap rumah dan keluarga, (3) dampak homesickness terhadap kehidupan sehari-hari, (4) upaya mengatasi homesickness dan proses adaptasi di perantauan, serta (5) pemaknaan rumah sebagai sumber kenyamanan dan dukungan emosional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa homesickness merupakan pengalaman yang dinamis dan multidimensional. Meskipun memengaruhi kondisi emosional, fisik, sosial, dan akademik, pengalaman tersebut juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan adaptasi, membangun dukungan sosial, meningkatkan kemandirian, serta memaknai rumah sebagai sumber rasa aman dan dukungan emosional.
No other version available