ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DAMPAK PERKAWINAN SIRRI TERHADAP HAK-HAK ANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi di Desa Petai Baru Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi)
Bookmark Share

Text

DAMPAK PERKAWINAN SIRRI TERHADAP HAK-HAK ANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi di Desa Petai Baru Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi)

SUCI ANALISA - Personal Name; Muhibuddin Zaini - Personal Name;

Pernikahan yang sah adalah pernikahan yang sah secara agama dan sah secara negara, sedangkan pernikahan siri merupakan pernikahan yang sah secara agama Islam namun tidak sah secara negara karena pernikahan ini tidak dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA). Dalam praktiknya masih marak di masyarakat termasuk Desa Petai Baru, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Pernikahan yang dilakukan secara sirri menimbulkan berbagai permasalah hukum terutama pada pemenuhan hak-hak pada anak. Anak merupakan pihak yang paling rentan mengalami dampak negatif berupa tidak diakui sebagai anak yang sah serta hak anak seperti identitas (akta kelahiran, NIK), nafkah, pendidikan, dan kesehatan terancam. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak hukum perdata pernikahan siri terhadap hak-hak anak menurut UU No. 35/2014, serta bagaimana perlindungan hukum bagi anak hasil pernikahan siri berdasarkan UU tersebut Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif analitis. Data diperoleh melalui observasi wawancara dan dokumentasi serta diduung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum yang relevan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Petai Baru Kecamatan singingi Kabupaten Kuantan Singingi dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang lahir dari pernikahan siri hanya berhubungan perdata dengan ibu secara administratif tanpa pengakuan otomatis dari ayah. pemenuhan hak nafkah anak belum terlaksana secara optimal karena sebagian ayah belum memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap akibat faktor usia maupun kondisi ekonomi, sehingga kebutuhan anak masih bergantung pada bantuan keluarga. Kondisi tersebut menyebabkan tidak optimalnya pemenuhan hak nafkah atas anak dan hak anak atas hak identitas diri anak. Kata


Availability
#
Ilmu Hukum (fakultas Hukum) Hukum 343.09 Suc D
ETD6772II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 343.09 Suc D
Language
Indonesia
NPM
221010110
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Perlindungan Hukum
Hak-Hak Anak
Pernikahan sirri
Other Information
Petugas
Andini Putri
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?