Text
KOMUNIKASI KEBIJAKAN PROGRAM NGOBROL PERIHAL IZIN DAN INVESTASI (NGOPII) OLEH DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN KARIMUN
Kabupaten Karimun memiliki potensi investasi strategis namun terkendala hambatan geografis dan persepsi birokrasi yang rumit. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan komunikasi kebijakan Program Ngobrol Perihal Izin dan Investasi (NGOPII) oleh DPMPTSP Kabupaten Karimun. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teori Komunikasi Kebijakan Howlett, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi kebijakan NGOPII berjalan sangat efektif melalui empat dimensi. Secara substantif internal, terdapat sinergi komunikasi bottom-up yang fleksibel, top-down yang responsif, dan lateral yang terstruktur lintas bidang. Secara substantif eksternal, program ini menjangkau masyarakat luas melalui siaran langsung interaktif di media sosial dan kolaborasi media lokal, yang berhasil mengubah persepsi publik bahwa perizinan itu mudah. Secara prosedural internal, pembekalan pegawai dilakukan melalui briefing pra-siaran dan rotasi host yang melibatkan ASN baru sebagai bentuk regenerasi, didukung kepatuhan administrasi yang semakin terstruktur berkat dukungan anggaran daerah. Sementara itu, secara prosedural eksternal, penyebaran panduan digital melalui flyer dan tautan OSS-RBA, serta respons cepat dan moderatif terhadap keluhan masyarakat di kolom komentar, berhasil membangun kepercayaan publik dan mendorong kemandirian pelaku usaha.
No other version available