Text
Compulsive Gambling pada Judi Online dalam Perspektif Komunikasi Intrapersonal
Perkembangan teknologi digital telah mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan berbasis internet, termasuk aktivitas judi online. Kemudahan tersebut turut meningkatkan keterlibatan individu dalam perilaku compulsive gambling, yaitu perilaku berjudi yang sulit dikendalikan meskipun individu menyadari adanya risiko dan dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui because motive dan in order to motive pelaku compulsive gambling pada judi online, serta mengetahui bagaimana pelaku memaknai aktivitas judi online dalam kehidupannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan adalah fenomenologi Alfred Schutz melalui konsep because motive, in order to motive, dan makna subjektif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik analisis fenomenologi Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa because motive informan berkaitan dengan pengalaman melihat kemenangan orang lain, rasa penasaran terhadap hasil permainan, serta keyakinan terhadap pola permainan judi online. In order to motive informan berkaitan dengan tujuan memperoleh kemenangan, mendapatkan uang dengan cepat, mengembalikan kerugian, serta mengatasi masalah keuangan. Sementara itu, judi online dimaknai sebagai sarana memperoleh ketenangan, mengalihkan pikiran dari persoalan yang dihadapi, mencari uang, serta menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, keterlibatan pelaku compulsive gambling dalam judi online berkaitan dengan pengalaman, tujuan, dan pemaknaan subjektif yang dimiliki terhadap aktivitas perjudian.
No other version available