Text
EFEKTIVITAS PROGRAM RESES DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BENGKALIS DALAM MENYERAP ASPIRASI MASYARAKAT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelaksanaan Program Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis sebagai sarana penyerapan aspirasi masyarakat dalam menjalankan fungsi representasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Reses DPRD Kabupaten Bengkalis dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas anggota DPRD, Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkalis, Ketua RT, dan masyarakat peserta reses. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis mengacu pada teori efektivitas menurut Siagian (2008) yang meliputi indikator pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Reses DPRD Kabupaten Bengkalis telah berjalan cukup efektif. Pada indikator pencapaian tujuan, reses telah menjadi media bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Pada indikator integrasi, komunikasi dan koordinasi antara DPRD, Sekretariat DPRD, dan masyarakat berlangsung dengan baik. Pada indikator adaptasi, DPRD telah berupaya menyesuaikan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat melalui mekanisme perencanaan dan penentuan skala prioritas. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan anggaran daerah, proses perencanaan yang memerlukan beberapa tahapan, banyaknya aspirasi masyarakat, serta penentuan skala prioritas pembangunan. Berdasarkan hasil penelitian, Program Reses DPRD Kabupaten Bengkalis telah berfungsi sebagai media penyerapan aspirasi masyarakat, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek tindak lanjut aspirasi, koordinasi antarpemangku kepentingan, dan optimalisasi perencanaan pembangunan.
No other version available