ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PELAKSANAAN PROGRAM GREEN POLICING OLEH KEPOLISIAN DAERAH RIAU
Bookmark Share

Text

COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PELAKSANAAN PROGRAM GREEN POLICING OLEH KEPOLISIAN DAERAH RIAU

BIMA PRASETIA ANDITA - Personal Name; Ranggi Ade Febrian - Personal Name;

Penelitian ini mengangkat permasalahan lingkungan yang ada di provinsi Riau, seperti permasalahan Karhutla, Defortasi, dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Collaborative Governance dalam program Green Policing oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Program Green Policing merupakan inisiatif strategis untuk mengintegrasikan tugas kepolisian dengan pelestarian lingkungan guna mengatasi isu deforestasi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kejahatan lingkungan di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini meliputi Kabid Humas Polda Riau, Kabag Dalpres, serta perwakilan stakeholder dari LSM Persatuan Hijau Riau, Duta Green Policing, dan komunitas Green Policing Runners. Analisis data menggunakan teori Ansell dan Gash (2008) yang mencakup empat indikator utama: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah berjalan melalui model pentahelix yang inklusif dan kepemimpinan yang fasilitatif. Namun, terdapat hambatan signifikan pada desain kelembagaan, khususnya belum adanya standardisasi Nota Kesepahaman (MoU) yang menyeluruh dengan seluruh stakeholder. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan kapasitas SDM dan anggaran, ego sektoral, serta ketidakselarasan regulasi antara tingkat daerah dan nasional. Penelitian ini menyarankan penguatan aspek legal formal kerjasama dan transformasi budaya kerja dari pola top-down menuju kemitraan strategis yang lebih partisipatif.


Availability
#
Ilmu Pemerintahan (fakultas ilmu sosial dan ilmu politik) Pemerintahan 320.58 Bim C
ETD6821II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Pemerintahan 320.58 Bim C
Language
Indonesia
NPM
227310276
Publisher
Ilmu Pemerintahan : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Lingkungan Hidup
Polda Riau
Collaborative Governance
Green policing
Other Information
Petugas
Andini Putri
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?