Text
Literasi Digital Remaja dalam Upaya Menghindari Kehamilan di Luar Nikah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana literasi digital remaja dalam upaya menghindari kehamilan di luar nikah melalui media sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang berfokus pada bagaimana remaja memanfaatkan teknologi digital untuk memilih dan menginterpretasikan informasi yang berhubungan dengan hubungan lawan jenisdan seksualitas. Subjek dari penelitian ini merupakan remaja berusia antara 10 hingga 24 tahun yang tinggal di Pekanbaru, dan rutin menggunakan media sosial serta mengikuti akun yang bertemakan religius. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan pengumpulan dokumen. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data dites dengan menerapkan triangulasi metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki efek yang signifikan dalam cara remaja mengevaluasi isu seksualitas, interaksi sosial, serta norma-norma moral dalam kehidupan sehari-hari. Remaja yang memiliki kemampuan literasi digital yang tinggi cenderung lebih bisa menganalisis, menilai, dan menyaring informasi yang mereka terima dari media sosial dengan pendekatan yang lebih kritis. Mereka juga lebih sadar akan konsekuensi negatif dari tindakan seksual yang berisiko dan pentingnya menetapkan batasan dalam pergaulan. Di samping itu, keberadaan akun media sosial yang bertemakan agama berperan dalam membangun kesadaran moral dan mendukung remaja dalam memperoleh perspektif yang lebih positif terkait usaha menghindari kehamilan di luar pernikahan.
No other version available