Text
Evaluasi Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Di Kabupaten Kampar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kampar. Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Kampar tahun 2026, terdapat 4.271 Kartu Keluarga yang tidak memenuhi kriteria dari total 26.075 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kondisi tersebut menunjukkan adanya permasalahan dalam ketepatan data dan pemerataan penyaluran bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyaluran PKH di Kabupaten Kampar serta mengidentifikasi hambatan yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang memiliki keterkaitan langsung dengan pelaksanaan PKH. Analisis penelitian menggunakan teori evaluasi William N. Dunn yang mencakup enam indikator, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran PKH telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan akses KPM terhadap pendidikan dan kesehatan serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, khususnya pada aspek pemerataan dan ketepatan sasaran. Masih terdapat keluarga miskin yang belum terdata dalam DTKS, sementara sebagian penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria masih tercatat sebagai penerima bantuan. Selain itu, efisiensi penyaluran dipengaruhi oleh luas wilayah, keterbatasan infrastruktur, dan jumlah sumber daya manusia yang belum memadai. Faktor penghambat lainnya meliputi keterbatasan anggaran, ketidakakuratan dan keterlambatan pemutakhiran data DTKS, serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pemutakhiran data secara berkala, peningkatan kapasitas sumber daya pelaksana, dukungan anggaran yang memadai, dan koordinasi lintas lembaga untuk meningkatkan ketepatan serta pemerataan penyaluran PKH di Kabupaten Kampar, sehingga tujuan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan dapat tercapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.
No other version available