Text
RASIONALITAS PEDAGANG KAKI LIMA ILEGAL DI JALAN H.R. SOEBRANTAS PANAM KOTA PEKANBARU
Keberadaan pedagang kaki lima menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai dan hal ini menjadi permasalahan serius bagi pemerintahan kota Pekanbaru. Pedagang kaki lima ini akan menempati lokasi yang strategis bagi mereka dan dianggap dapat menguntungkan dari segi ekonimis sehingga dapat dijadikan sebagai alasan yang cukup rasional seperti pusat keramaian, pusat kota, objek wiasata, bahkan memanfaatkan fasilitas umum yang meliputi jalan raya, trotoar, taman. Bagi pelaku ataupun individu yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima fenomena ini memungkinkan berdampak positif diantaranya adalah kegiatan ini cukup rasional dalam aspek ekonomis karena dapat meningkatkan pendapatan dan membuka peluang lapangan kerja bagi, karena bagi masyarakat yang tidak memiliki latar belakang pendidikan cukup memadai menjadi pedagang kaki lima adalah jalan pintas dalam memperoleh rezeki dan menghidupi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganilis rasionalitas pedagang kaki lima illegal di Jalan HR. Soebrantas Panam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas pedagang kaki lima ilegal di Jalan HR. Soebrantas Panam merupakan hasil dari perhitungan biaya-manfaat yang sistematis sesuai dengan konsep Rational Choice Theory. Keptusan pedagang kaki lima ilegal untuk tetap berdagang di lokasi ilegal bukan sekadar tindakan spontan atau nekat, melainkan strategi adaptif yang muncul dari pertimbangan risiko penertiban, peluang ekonomi, dan kondisi sosial yang mereka hadapi. Rational Choice Theory mampu menjelaskan perilaku ilegal secara komprehensif, baik pada level individu maupun kolektif. Pedagang kaki lima ilegal melakukan evaluasi risiko, menilai peluang keuntungan, dan menyesuaikan strategi berdasarkan konteks sosial dan ekonomi mereka. Mereka menyeimbangkan keuntungan finansial dengan risiko penertiban, memanfaatkan jaringan sosial untuk mengoptimalkan peluang bertahan, dan melakukan penyesuaian taktis sesuai pengalaman sebelumnya. Strategi ini menunjukkan bahwa perilaku pedagang kaki lima ilegal adalah hasil perhitungan rasional, adaptif, dan sistematis.
No other version available