Text
ANALISIS POTENSI FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE, ZMIJEWSKI, DAN GROVER MODEL PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi financial distress serta membandingkan tingkat akurasi metode Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, dan Grover pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan diperoleh 11 perusahaan, sehingga jumlah data yang dianalisis sebanyak 33 observasi perusahaan-tahun. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio keuangan sesuai formula masing-masing model, mengklasifikasikan kondisi perusahaan, dan menguji tingkat akurasi model. Dalam pengujian akurasi, laba bersih digunakan sebagai acuan kondisi aktual, yaitu laba bersih negatif dikategorikan financial distress dan laba bersih positif dikategorikan non-financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Altman Z-Score menghasilkan 7 observasi financial distress, 3 observasi grey area, dan 23 observasi sehat dengan tingkat akurasi 69,70%. Metode Springate menghasilkan 11 observasi financial distress dan 22 observasi sehat dengan tingkat akurasi 66,67%. Metode Zmijewski menghasilkan 1 observasi financial distress dan 32 observasi sehat dengan tingkat akurasi 84,85%. Sementara itu, metode Grover menghasilkan 3 observasi financial distress dan 30 observasi sehat dengan tingkat akurasi 84,85%. Dengan demikian, Zmijewski dan Grover memiliki tingkat akurasi tertinggi yang sama.
No other version available