Text
ANALISIS KESTABILAN BANGUNAN PERKUATAN TEBING SEI BATANG KUMU DESA TANJUNG MEDAN TERHADAP FAKTOR AMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FELLENIUS DAN PLAXIS 2D
Desa Tanjung Medan yang dilintasi oleh aliran Sungai Batang Kumu secara geografis terletak pada koordinat N 01º15’34.9” E 100º23’05,4” di Kabupaten Rokan Hulu. Kondisi eksisting tebing sungai saat ini menunjukkan tingkat degradasi yang signifikan akibat erosi lateral dan penggerusan kaki tebing (scouring) secara terus-menerus. Gejala ketidakstabilan mulai terlihat dari hilangnya massa tanah di pinggiran sungai yang memicu terjadinya longsoran lokal. Fenomena ini tidak hanya mengancam ekosistem sungai, tetapi juga keberlanjutan infrastruktur dan pemukiman warga yang berada tepat di atas tebing tersebut. Meskipun secara teknis kebutuhan akan dinding penahan sangat mendesak, lokasi ini masih dalam tahap perencanaan (belum dibangun struktur permanen), sehingga analisis stabilitas yang presisi menjadi krusial sebelum implementasi konstruksi dilakukan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis manual dengan metode Fellenius dan pemodelan numerik menggunakan Plaxis 2D. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa hasil pengujian lapangan CPT atau sondir dari lokasi penelitian. Parameter tanah diperoleh melalui pendekatan korelasi dari hasil sondir, kemudian digunakan untuk menyusun model lereng dan perkuatan sheet pile pada Plaxis 2D. Analisis dilakukan untuk mengetahui nilai faktor keamanan lereng sebelum dan sesudah perkuatan, serta untuk meninjau perilaku mekanis struktur terhadap deformasi dan bidang gelincir. Hasil analisis menunjukkan kondisi eksisting tebing Sungai Batang Kumu dipengaruhi oleh karakteristik tanah berdasarkan interpretasi data CPT/sondir sehingga memerlukan perkuatan untuk meningkatkan keamanan lereng dalam mengatasi penggerusan. Perbandingan metode Fellenius dan Plaxis 2D menunjukkan adanya perbedaan nilai faktor keamanan, dengan nilai SF sebesar 3,116 pada metode Fellenius dan 2,331 pada metode elemen hingga, yang keduanya masih memenuhi kriteria aman menurut SNI 8460:2017. Hasil simulasi Plaxis 2D juga menunjukkan bahwa sistem perkuatan mampu mengurangi deformasi, menahan pergerakan tanah, serta menjaga kestabilan tebing setelah diberi timbunan setinggi 1,2 m. Dengan demikian, perencanaan perkuatan sheet pile pada lokasi penelitian dinilai telah memenuhi kriteria teknis yang dipersyaratkan.
No other version available