Text
Pengaruh Struktur Modal, Financial Technology Peer to Peer Lending, dan Digital Payment Terhadap Kinerja Keuangan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia
Industri perbankan syariah di Indonesia terus menunjukkan resiliensi yang signifikan di tengah fluktuasi ekonomi global, namun tantangan untuk mempertahankan kinerja keuangan yang optimal tetap menjadi fokus utama. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh struktur modal, financial technology peer to peer lending, dan digital payment terhadap kinerja keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaf menggunakan data primer. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang telah terdaftar pada OJK dengan sampel berjumlah 7 perusahaan yang telah memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dengan mengumpulkan data sekunder yang telah dipublikasikan oleh laporan keuangan perusahaan. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, asumsi klasik, dan hipotesis dengan menggunakan alat statistik Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, fintech peer to peer lending tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, dan digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan nilai adjusted r-squared, diketahui bahwa struktur modal, fintech peer to peer lending dan digital payment mampu menjelaskan adanya variasi kinerja keuangan sebesar 36% dan sisanya 64% dipengaruhi oleh variabel lain dari luar model regresi tersebut.
No other version available