Text
Motif Perpindahan Agama dalam Perspektif Komunikasi Intrapersonal Dikalangan Mualaf Dewasa di Pekanbaru
Perpindahan agama merupakan fenomena yang melibatkan proses komunikasi intrapersonal dalam pembentukan motif seseorang untuk berpindah agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motif perpindahan agama serta mendeskripsikan proses komunikasi intrapersonal yang dialami mualaf dewasa sebelum memutuskan memeluk agama Islam di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian berjumlah tiga orang mualaf dewasa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi intrapersonal berlangsung melalui beberapa tahapan sensasi, persepsi, memori, dan berpikir sebagaimana konsep komunikasi intrapersonal Jalaluddin Rakhmat. Proses tersebut membentuk motif perpindahan agama pada setiap informan. Motif yang ditemukan terdiri atas motif sebab (because motive) berupa pergolakan batin, pengalaman memperoleh ketenangan dalam Islam, perubahan pandangan terhadap Islam, serta pengaruh lingkungan sosial. Adapun motif tujuan (in order to motive) meliputi keinginan memperoleh ketenangan hidup, menemukan jalan yang benar, merasa lebih dekat dengan Tuhan, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kesimpulannya, proses komunikasi intrapersonal memiliki peran penting dalam membentuk motif perpindahan agama pada mualaf dewasa di Pekanbaru. Keputusan berpindah agama merupakan hasil dari proses pemaknaan pengalaman hidup yang dilakukan secara sadar melalui refleksi diri.
No other version available