Text
Pengaruh Gaya Kelekatan Terhadap Maladaptive Daydreaming dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator Pada Individu Dewasa
Maladaptive daydreaming merupakan aktivitas melamun yang intens, berulang, dan sulit dikendalikan sehingga dapat mengganggu fungsi akademik, sosial, maupun kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan terhadap maladaptive daydreaming dengan regulasi emosi sebagai variabel mediator pada individu dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah individu dewasa dengan jumlah sampel 149 orang. Data dikumpulkan menggunakan Adult Attachment Scale (AAS), Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), dan Maladaptive Daydreaming Scale-16 (MDS-16), yang dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kelekatan berpengaruh signifikan terhadap maladaptive daydreaming. Namun, gaya kelekatan tidak berpengaruh signifikan terhadap cognitive reappraisal maupun expressive suppression. Selain itu, kedua strategi regulasi emosi tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap maladaptive daydreaming, sehingga regulasi emosi tidak terbukti memediasi hubungan antara gaya kelekatan dan maladaptive daydreaming. Bagi penelitian selanjutnya agar mempertimbangkan variabel psikologis lain yang berpotensi mempengaruhi maladaptive daydreaming, seperti trauma masa kanak-kanak, kesepian, disosiasi, dan psychological distress, sehingga mekanisme yang mendasari munculnya maladaptive daydreaming dapat dipahami secara lebih komprehensif.
No other version available