Text
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM RIAU
Mahasiswa berada pada tahap dewasa awal yang dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik, sosial, dan perkembangan diri yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis. Kecerdasan emosional merupakan salah satu kemampuan yang dapat membantu mahasiswa dalam mengenali, memahami, menggunakan, dan mengelola emosi secara efektif ketika menghadapi berbagai tuntutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Islam Riau yang menjadi responden penelitian. Sampel penelitian berjumlah 395 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecerdasan emosional berdasarkan teori Salovey dan Mayer serta skala kesejahteraan psikologis yang berdasarkan teori Ryff. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi Spearman’s rho dengan bantuan IBM SPSS 27.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Universitas Islam Riau, dengan koefisien korelasi sebesar 0,442 dan nilai signifikansi p < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kecerdasan emosional mahasiswa, maka semakin baik pula kesejahteraan psikologisnya. Kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 26,1% terhadap kesejahteraan psikologis, sedangkan 73,9% berkaitan dengan faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, mahasiswa direkomendasikan untuk mengembangkan kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi melalui refleksi diri, komunikasi yang baik, serta strategi menghadapi tekanan akademik dan sosial. Universitas juga diharapkan dapat mendukung pengembangan kecerdasan emosional melalui pelatihan, layanan konseling, dan kegiatan pengembangan diri.
No other version available