Text
MAKNA SIMBOLIK BATU NA PIR POMPARAN OMPU PARUMA SITOHANG DALAM TRADISI MANGOKAL HOLI DI DESA PARSAORAN URAT PALIPI SAMOSIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Makna Simbolik Batu Na Pir Pomparan Ompu Paruma Sitohang Dalam Tradisi Mangokal Holi di Desa Parsaroan Urat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir. Salah satu unsur penting dalam tradisi ini adalah Batu Napir yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan tulang belulang leluhur, dan tidak hanya itu saja batu napir juga mengandung makna simbolik yang menceminkan nilai kehormatan, identitas dan kekerabatan masyarakat Batak Toba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menentukan informan secara purposive sampling. Data yang diperoleh melalui dokumentasi, observasi, serta wawancara dengan tokoh adat dan keturunan Pomparan Ompu Paruma Sitohang . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batu Napir memiliki makna simbolik sebagai suatu bentuk penghormatan kepada leluhur, simbol identitas dan yang menyatukan keluarga besar serta sebagai media pelestarian nilai nilai budaya dalam Batak Toba. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa Batu Napir tidak hanya sebuah bangunan makam adat, melainkan simbol budaya yang merepresentasikan penghormatan kepada leluhur, identitas keturunan, kesatuan keluarga besar serta keberlanjutan nilai nilai budaya masyarakat Batak Toba.
No other version available