Text
HUBUNGAN ANTARA RELIGIOUS SUPPORT DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA YANG MENGIKUTI KAJIAN KEISLAMAN
Mahasiswa yang mengikuti kajian keislaman merupakan kelompok yang secara aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan di lingkungan kampus. Keterlibatan dalam kegiatan keagamaan diketahui dapat memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis individu, salah satunya melalui religious support yang diperoleh dari sesama anggota komunitas. Dukungan religious support ini diduga berkaitan erat dengan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa, namun penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan tersebut pada populasi mahasiswa yang aktif mengikuti kajian keislaman masih terbatas. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang mengikuti kajian keislaman dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara religious support dengan kesejahteraan subjektif yang mencakup tiga aspek yaitu life satisfaction, positive affect, dan negative affect. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 208 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Pekanbaru yang secara rutin mengikuti kajian keislaman yang ditentukan dengan menggunakan teknik snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multi-Faith Religious Support Scale (MFRSS), Satisfaction With Life Scale (SWLS), dan Positive and Negative Affect Schedule (PANAS). Hasil analisis statistik dengan menggunakan korelasi Pearson Product Moment menunjukkan bahwa religious support hanya memiliki hubungan signifikan terhadap dua aspek dari kesejahteraan psikologis yaitu life satisfaction (r = 0,179; p < 0,05) dan positive affect (r = 0,198; p < 0,05). Hubungan tersebut bernilai positif artinya semakin tinggi religious support yang dirasakan mahasiswa maka semakin tinggi pula life satisfaction dan positive affect mereka. Adapun, aspek lainnya dari kesejahteraan subjektif yaitu negative affect tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan religious support (r = ?0,047; p > 0,05).
No other version available