Text
FAKTOR PENYEBAB KONFLIK LAHAN DI TAMAN NASIONAL TESSO NILO (STUDI KASUS DI KECAMATAN UKUI-PELALAWAN)
Penelitian ini berdasarkan adanya fenomena berupa Perambahan besar-besaran untuk diubah menjadi pemukiman dan, yang paling signifikan, perkebunan kelapa sawit ilegal, menciptakan kepemilikan lahan legal semu oleh masyarakat atau oknum tertentu di dalam kawasan konservasi. Ketergantungan masyarakat pada sumber daya hutan untuk mata pencaharian hidup mereka. Tidak adanya alternatif ekonomi yang memadai membuat mereka terpaksa merambah hutan untuk bertani atau bekerja di perkebunan sawit ilegal. Habitat satwa kunci seperti gajah sumatera dan harimau sumatera menyusut dan terfragmentasi, memaksa mereka keluar dari kawasan hutan dan memasuki perkebunan atau pemukiman warga. Kurangnya penjagaan dan pengawasan yang efektif terhadap kawasan hutan membuat rentan terhadap tindak kejahatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Penyebab Konflik Lahan Di Taman Nasional Tesso Nilo (Studi Kasus Di Kecamatan Ukui-Pelalawan). Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Camat Ukui, Kepala Desa Bagan Limau, Masyarakat Sekitar Taman Nasional Tesso Nilo. Berdasarkan hasil penelitian mengenai analisis Faktor Penyebab Konflik Lahan Di Taman Nasional Tesso Nilo (Studi Kasus Di Kecamatan Ukui-Pelalawan) dapat disimpulkan seperti Perambahan hutan dan sawit ilegal, Lemahnya pengawasan kawasan hutan, dan Ketergantungan ekonomi masyarakat Kata Kunci: Konflik Lahan, Kehutanan, dan Taman Nasional Tesso Nilo
No other version available