Text
Upaya Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan Dalam Menanggulangi Penyelundupan Buah Ilegal
UPAYA KANTOR PENGAWASAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN C TEMBILAHAN DALAM MENANGGULANGI PENYELUNDUPAN BUAH ILEGAL ABSTRAK YUDA SAPUTRA 227510364 Penyelundupan buah ilegal merupakan salah satu bentuk kejahatan kepabeanan yang memberikan dampak negatif terhadap perekonomian negara, ketahanan pangan, dan daya saing produk hortikultura dalam negeri. Wilayah kerja Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan memiliki karakteristik geografis berupa wilayah perairan yang luas serta banyaknya pelabuhan tradisional sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur masuk buah ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan KPPBC TMP C Tembilahan dalam menanggulangi penyelundupan buah ilegal, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyelundupan, serta mengetahui bentuk penindakan yang dilakukan terhadap pelaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pejabat Bea Cukai, petugas pengawasan, distributor, dan konsumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Landasan teori yang digunakan adalah Situational Crime Prevention dari Ronald V. Clarke yang menitikberatkan pada upaya mengurangi kesempatan terjadinya kejahatan melalui peningkatan risiko, peningkatan upaya pelaku, serta pengurangan keuntungan yang diperoleh dari tindak kejahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPPBC TMP C Tembilahan telah melakukan berbagai upaya, seperti patroli laut, pengawasan jalur perairan, pengumpulan informasi intelijen, koordinasi dengan instansi terkait, sosialisasi kepada masyarakat, serta penindakan terhadap pelaku penyelundupan. Namun, efektivitas pengawasan masih menghadapi kendala berupa luasnya wilayah pengawasan, keterbatasan personel dan sarana patroli, serta masih adanya pelabuhan tidak resmi yang dimanfaatkan pelaku. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan sinergi antarinstansi guna mengoptimalkan pencegahan penyelundupan buah ilegal. Kata Kunci: penyelundupan buah ilegal, Bea dan Cukai, pengawasan, penindakan, Situational
No other version available