Text
PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM MENANGANI RESIDIVISME PADA KLIEN BALAI PERMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS I PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam menangani klien residivis serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembimbingan di BAPAS Kelas 1 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Key informan terdiri dari tiga orang Pembimbing Kemasyarakatan dan dua orang klien residivis. Analisis penelitian ini menggunakan Teori Kontrol Sosial yang menekankan pentingnya keterikatan, komitmen, keterlibatan, dan kepercayaan terhadap norma sebagai faktor pencegah terjadinya penyimpangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PK meliputi pembimbingan melalui konseling dan penguatan nilai-nilai sosial, pengawasan melalui mekanisme wajib lapor sebagai bentuk kontrol formal, pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan dan arahan pekerjaan guna meningkatkan komitmen klien terhadap aktivitas konvensional, serta koordinasi dengan keluarga dan masyarakat untuk memperkuat kontrol sosial informal dalam proses reintegrasi. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat kooperatif klien, kesulitan komunikasi, keterbatasan kewenangan dalam penegakan sanksi, faktor internal klien, serta stigma negatif masyarakat yang mempengaruhi efektivitas pembimbingan dan pengawasan dalam menekan potensi residivisme.
No other version available