Text
PERSPEKTIF KORBAN PENIPUAN INVESTASI ILEGAL OMC DI KABUPATEN SIAK (STUDI KASUS TERHADAP 3 KORBAN)
berbasis digital melalui aplikasi Omnicom Group (OMC) yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat di Kabupaten Siak. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis dan sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif korban dalam memahami pengalaman mereka sebagai korban penipuan investasi ilegal OMC serta menganalisis respon pemerintah daerah terhadap fenomena tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari korban, keluarga korban, tokoh masyarakat, serta instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban pada umumnya tidak menyadari sejak awal bahwa investasi yang diikuti merupakan investasi ilegal. Keterlibatan korban dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosial, kepercayaan terhadap orang terdekat, iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat, serta rendahnya literasi keuangan. Selain itu, respon pemerintah daerah terhadap kasus ini masih bersifat preventif dan koordinatif melalui edukasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat, namun belum optimal karena keterbatasan kewenangan dan rendahnya pelaporan dari korban. Berdasarkan teori victim precipitation, korban dalam kasus ini tidak sepenuhnya berada pada posisi pasif karena terdapat tindakan dan keputusan korban yang turut memengaruhi terjadinya penipuan. Meskipun demikian, tanggung jawab utama tetap berada pada pelaku. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih investasi serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam memperkuat pengawasan terhadap investasi ilegal.
No other version available