Text
Implementasi Komunikasi Pendidikan Guru dan Murid Berkebutuhan Khusus Berbasis Game-Based Learning di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Kreasi Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami implementasi komunikasi pendidikan antara guru dan murid berkebutuhan khusus berbasis Game-Based Learning (GBL) di PKBM Bina Kreasi Pekanbaru. Komunikasi pendidikan menjadi aspek penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan komunikasi yang adaptif, interaktif, dan berpusat pada kebutuhan individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan guru dan murid yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran berbasis permainan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme komunikasi yang menekankan proses pembentukan makna melalui interaksi sosial dalam pembelajaran berbasis Game-Based Learning (GBL). Melalui aktivitas permainan, komunikasi antara guru dan murid berlangsung secara aktif, dua arah, dan berpusat pada peserta didik. Analisis dilakukan dengan melihat aspek kompleksitas kognitif(1), person-centered communication(2), subjective interpretation(3), dan social goals of communication(4) untuk memahami bagaimana interaksi dan makna pembelajaran terbentuk selama penerapan GBL pada murid berkebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pendidikan yang diterapkan guru berlangsung secara interaktif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan murid. Melalui penerapan GBL, komunikasi yang semula cenderung satu arah berkembang menjadi dua arah dan transaksional, sehingga mendorong peningkatan partisipasi, motivasi, serta keberanian murid dalam mengekspresikan diri. Guru juga memanfaatkan bahasa sederhana, komunikasi nonverbal, serta memberikan umpan balik yang responsif untuk mempermudah pemahaman murid. Secara keseluruhan, komunikasi pendidikan berbasis GBL mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih inklusif, partisipatif, dan humanis.
No other version available