Text
Reaksi Sosial Terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) di Desa Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis reaksi sosial masyarakat terhadap keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Desa Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hulu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling, dengan jumlah informan sebanyak 7 orang yang terdiri dari kepala desa, dua orang PSK, dua orang pengguna jasa, dan dua orang warga masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi sosial masyarakat bersifat beragam, namun didominasi oleh sikap apatis atau diam. Secara normatif, keberadaan PSK ditolak karena dianggap bertentangan dengan nilai agama, norma kesusilaan, dan budaya masyarakat setempat yang religius. Namun secara faktual, keberadaan mereka dibiarkan berlangsung karena lokasi aktivitas yang jauh dari pemukiman utama, keinginan menghindari konflik, serta keterbatasan kewenangan aparat desa dalam melakukan penindakan hukum. Sebagian kecil masyarakat menunjukkan sikap toleran terbatas, bahkan PSK berusaha membaur dalam kegiatan sosial desa untuk mengurangi stigma negatif. Mekanisme pengendalian sosial yang berjalan masih bersifat informal melalui imbauan dan pengawasan rutin, sehingga praktik ini tetap berlangsung meskipun sesekali dilakukan penertiban.
No other version available