Text
REPRESENTASI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI FENOMENA KRIMINOLOGI DALAM NOVEL “LELAKI HARIMAU” KARYA EKA KURNIAWAN
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan direpresentasikan melalui kekerasan fisik, seksual, psikis, dan penelantaran rumah tangga yang memperlihatkan dominasi, penderitaan, serta ketidakberdayaan korban dalam kehidupan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif dan kriminologi naratif dengan reception theory untuk menganalisis penerimaan dan pemaknaan pembaca terhadap representasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta newsmaking criminology untuk melihat karya sastra sebagai media dalam merepresentasikan persoalan kejahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaca tidak memaknai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara seragam. Pembaca tidak hanya mengenali bentuk kekerasan yang dialami tokoh, tetapi juga memberikan penilaian yang berbeda terhadap tindakan pelaku, posisi korban, dan dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan pemahaman masing-masing. Representasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam novel juga menunjukkan bahwa kekerasan tidak berhenti pada penderitaan fisik dan mental korban, tetapi berdampak pada hubungan antaranggota keluarga, kehidupan sosial, dan keberlangsungan rumah tangga. Melalui Lelaki Harimau, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) direpresentasikan bukan sekadar sebagai konflik dalam ruang domestik, melainkan sebagai persoalan sosial dan kriminologis yang dapat dipahami dan dimaknai secara berbeda oleh pembaca.
No other version available