Text
Studi Tentang Perilaku Pembuangan Sampah Limbah Rumah Tangga Secara Sembarangan Di Kota Pekanbaru
Pembuangan sampah rumah tangga secara sembarangan masih menjadi persoalan lingkungan di Kota Pekanbaru meskipun telah terdapat regulasi mengenai pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam membuang sampah rumah tangga secara sembarangan melalui perspektif Conservation Criminology. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan yang terdiri atas warga, ketua RT, dan petugas pengangkut sampah di Kecamatan Tampan, Marpoyan Damai, dan Rumbai, serta dilengkapi observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif-deskriptif melalui reduksi data, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber untuk memperkuat keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pembuangan sampah sembarangan dipengaruhi oleh empat faktor yang saling berkaitan, yaitu keterbatasan infrastruktur persampahan, pertimbangan ekonomi rumah tangga, lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, serta melemahnya kontrol sosial. Keterbatasan akses TPS dan ketidakkonsistenan pelayanan pengangkutan membatasi pilihan masyarakat, sementara pertimbangan biaya dan rendahnya persepsi terhadap risiko sanksi mendorong pemilihan alternatif yang dianggap lebih praktis. Lemahnya pengawasan dan kontrol sosial turut memperbesar peluang serta menormalisasi perilaku tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa pembuangan sampah sembarangan merupakan persoalan multidimensional yang terbentuk dari interaksi individu, lingkungan fisik, dan sistem kelembagaan. Penanganannya memerlukan pemerataan fasilitas, peningkatan pelayanan, penguatan pengawasan dan penegakan aturan, serta kontrol sosial masyarakat.
No other version available