Text
Peran Ninik Mamak Terhadap Kasus Asusila dikawasan Bumi Perkemahan Desa Gema
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya ninik mamak dalam menyelesaikan kasus asusila di kawasan Bumi Perkemahan Desa Gema. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian terdiri atas ninik mamak dari empat suku, kepala desa, pengelola kawasan wisata, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ninik mamak berperan sebagai pemangku adat, mediator, pembina, pemberi nasihat, pengawas, serta pemberi pertimbangan dalam penyelesaian kasus asusila. Proses penyelesaian dilakukan melalui penerimaan laporan, pengumpulan keterangan, pemanggilan pihak yang terlibat beserta keluarganya, klarifikasi, musyawarah adat, pembinaan, dan penetapan bentuk pertanggungjawaban berdasarkan kesepakatan bersama. Ninik mamak juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, pengelola wisata, tokoh masyarakat, dan keluarga. Ditinjau dari pendekatan restorative justice, penyelesaian tersebut telah memuat unsur partisipasi, pertanggungjawaban, pembinaan, pemulihan hubungan sosial, dan pencegahan pengulangan. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih menekankan sanksi adat, denda, efek jera, dan penjagaan nama baik desa, sedangkan kebutuhan serta perlindungan pihak yang dirugikan belum menjadi perhatian utama. Hambatan lainnya meliputi keterbatasan bukti, perbedaan keterangan, penolakan keluarga, dan menurunnya pemahaman generasi muda terhadap adat.
No other version available