Text
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN INSTAGRAM DENGAN PENGUNGKAPAN DIRI (SELF-DISCLOSURE) MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM RIAU
Instagram merupakan salah satu media sosial yang banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai sarana berkomunikasi, memperoleh informasi, serta mengekspresikan diri. Tingginya intensitas penggunaan Instagram diduga berkaitan dengan tingkat pengungkapan diri (self-disclosure) mahasiswa dalam berinteraksi di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan Instagram dengan pengungkapan diri (self-disclosure) pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Universitas Islam Riau, dengan sampel sebanyak 399 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang terdiri atas skala intensitas penggunaan Instagram dan skala pengungkapan diri (self-disclosure). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas penggunaan Instagram dengan pengungkapan diri (self-disclosure) mahasiswa Universitas Islam Riau, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,583 dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (< 0,05). Hasil analisis regresi juga menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,340, yang berarti intensitas penggunaan Instagram memberikan kontribusi sebesar 34,0% terhadap pengungkapan diri (self-disclosure) mahasiswa, sedangkan sebesar 66,0% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, semakin tinggi pula tingkat pengungkapan diri (self-disclosure) mahasiswa Universitas Islam Riau.
No other version available