Text
Penerapan Metode Demontrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di SD Negeri 144 Pekanbaru
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi thaharah di SD Negeri 144 Pekanbaru, di mana hanya 41,38% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan memahami materi yang bersifat praktis. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi wudhu melalui penerapan metode demonstrasi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 144 Pekanbaru yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan pada setiap tahapan. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan klasikal siswa hanya mencapai 41,38%(12 siswa) dengan nilai rata-rata kelas 76,62. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 68,97% (20 siswa) dengan rata-rata kelas 81,41. Pada Siklus II, dengan penyempurnaan tindakan dengan bantuan penggunaan media proyektor dan video tutorial, ketuntasan klasikal meningkat pesat mencapai 89,66% (26 siswa) dengan rata-rata kelas 84,72. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi efektif meningkatkan hasil belajar thaharah siswa sebesar 48,28% dari pra-siklus ke Siklus II dan telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan.
No other version available