ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Praktik Penagihan Kredit dan Kekerasan Oleh Debt Collector (Studi Kasus di Kota Pekanbaru Tahun 2025)
Bookmark Share

Text

Praktik Penagihan Kredit dan Kekerasan Oleh Debt Collector (Studi Kasus di Kota Pekanbaru Tahun 2025)

ASHADUL `USUD - Personal Name; Rio Tutrianto - Personal Name;

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik penagihan kredit yang dalam pelaksanaannya dapat berkembang menjadi tindakan intimidasi maupun kekerasan oleh debt collector terhadap debitur. Pada dasarnya, penagihan kredit dilakukan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran debitur, namun dalam kondisi tertentu proses tersebut dapat menimbulkan konflik antara debt collector dan debitur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor penyebab debt collector melakukan kekerasan dalam praktik penagihan kredit di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling, dengan informan yang terdiri dari pihak kepolisian, debt collector, serta nasabah atau debitur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan Teori Pilihan Rasional (Rational Choice Theory) untuk melihat tindakan debt collector dalam menentukan pilihan ketika menghadapi situasi penagihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penagihan dilakukan secara bertahap melalui komunikasi dan kunjungan langsung kepada debitur. Kekerasan muncul ketika proses penagihan mengalami konflik yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tekanan target pekerjaan, keterlambatan atau ketidakmampuan debitur dalam membayar kewajibannya, sikap debitur yang kurang kooperatif, konflik selama proses penagihan, serta kurangnya pengendalian emosi dari debt collector. Dalam perspektif Teori Pilihan Rasional, tindakan kekerasan merupakan pilihan yang dilakukan oleh sebagian debt collector dalam kondisi tertentu karena dianggap dapat mempercepat pencapaian tujuan penagihan, meskipun memiliki konsekuensi hukum. Dengan demikian, kekerasan bukan merupakan bagian yang melekat pada profesi debt collector, melainkan tindakan yang dipilih dalam situasi tertentu ketika terdapat hambatan dalam mencapai tujuan penagihan.


Availability
#
Kriminologi (Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik) kriminologi 332.7 Ash P
ETD7134II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
kriminologi 332.7 Ash P
Language
Indonesia
NPM
227510029
Publisher
Psikologi : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Kekerasan
kota pekanbaru
Debt Collector
teori pilihan rasional
Praktik Penagihan Kredit
Other Information
Petugas
Andini
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?