Text
RASIONALITAS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) DALAM PELAYANAN SEKS (STUDI TERHADAP DUA PEREMPUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI SALAH SATU WISMA PEKANBARU)
Penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang berkembang di Indonesia, termasuk di kalangan pekerja seks komersial (PSK). Dalam praktiknya, sebagian pekerja seks komersial menggunakan narkotika dengan alasan untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas penyalahgunaan narkotika oleh pekerja seks komersial dalam pelayanan seks serta mengidentifikasi faktor- faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Informan penelitian terdiri atas dua pekerja seks komersial sebagai key informan serta dua informan pendukung dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, yaitu seorang dokter dan seorang konselor adiksi. penelitian ini menemukan bahwa faktor ekonomi, lingkungan pergaulan, pengaruh pelanggan, dan tuntutan pekerjaan menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan Teori Strain Robert K. Merton, penyalahgunaan narkotika merupakan bentuk adaptasi innovation, yaitu upaya mencapai tujuan ekonomi melalui cara yang bertentangan dengan norma dan hukum. Sementara itu, berdasarkan Teori Pelayanan, penggunaan narkotika dipersepsikan oleh pelaku sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan, meskipun pada kenyataannya tindakan tersebut hanya memberikan efek sementara dan menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti ketergantungan, gangguan kesehatan, serta risiko hukum.
No other version available