Text
Hubungan Komunikasi Interpersonal Pelatih dengan Keyakinan Diri pada Pemain Futsal di Kota Pekanbaru
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal antara pelatih dan pemain dalam membangun aspek psikologis pemain, khususnya keyakinan diri (self-efficacy). masih dijumpai pemain futsal yang memiliki kemampuan teknis yang baik, namun belum mampu menampilkan performa optimal karena rendahnya keyakinan diri ketika menghadapi pertandingan. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kualitas komunikasi interpersonal yang terjalin antara pelatih dan pemain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal pelatih dengan keyakinan diri pada pemain futsal di Kota Pekanbaru.Penelitian ini menggunakan Metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian terdiri atas pemain dari lima tim futsal aktif di Kota Pekanbaru, sedangkan sampel penelitian berjumlah 182 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan indikator komunikasi interpersonal menurut Joseph A. DeVito, serta indikator keyakinan diri berdasarkan teori self-efficacy Albert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pelatih berada pada kategori sedang, demikian pula tingkat keyakinan diri pemain futsal. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,679 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat hubungan yang kuat antara komunikasi interpersonal pelatih dan keyakinan diri pemain futsal di Kota Pekanbaru. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas komunikasi interpersonal yang dibangun pelatih, semakin tinggi pula keyakinan diri yang dimiliki pemain dalam menghadapi latihan maupun pertandingan.
No other version available