Text
INOVASI KEUANGAN DIGITAL DALAM KEBIJAKAN LUAR NEGERI EKONOMI INDONESIA: STUDI KASUS QRIS CROSS-BORDER
Transformasi digital telah mendorong negara-negara berkembang memanfaatkan inovasi keuangan sebagai instrumen kebijakan luar negeri ekonomi. Penelitian ini menganalisis dampak QRIS Cross-Border sebagai inovasi keuangan digital dalam mendukung kebijakan luar negeri ekonomi Indonesia di kawasan ASEAN. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis data sekunder, kajian ini ditelaah melalui perspektif Neo-Liberalisme Institusional, Teori Diplomasi Ekonomi, dan Konsep Regional Economic Complexity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS Cross-Border bersama skema Local Currency Transaction (LCT) memberikan dampak positif sebagai instrumen diplomasi ekonomi. Inisiatif ini berhasil membentuk rezim baru konektivitas pembayaran regional (Regional Payment Connectivity), menurunkan biaya transaksi lintas batas, mendorong tren dedolarisasi, serta memperkuat kompleksitas ekonomi kawasan. Hingga Juni 2025, nilai transaksi QRIS lintas negara dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura mencapai Rp1,66 triliun, sementara transaksi LCT hingga April 2026 mencapai US$22,61 miliar (naik 309% secara tahunan). Meskipun masih menghadapi tantangan keamanan data pengguna dan harmonisasi regulasi antarnegara, inovasi ini memberikan dampak strategis bagi penguatan posisi tawar dan kedaulatan moneter digital Indonesia di Asia Tenggara.
No other version available