Text
Hubungan antara kecerdasan emosi dan efikasi diri guru dalam memberi pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi.
Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah inklusi. Keberhasilan tersebut sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola emosi serta keyakinannya terhadap kemampuan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan efikasi diri guru dalam memberikan pembelajaran kepada anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Subjek dalam penelitian ini adalah 120 guru inklusi di SD IT Nur Hidayah dan SD IT Ashabul Kahfi. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala psikologis, yaitu skala kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan teori Goleman (2006) dan skala efikasi diri berdasarkan teori Bandura (1997). Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan efikasi diri guru (r = 0,846, p = 0,000). Hal ini berarti semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional yang dimiliki guru, maka semakin tinggi pula efikasi dirinya dalam menjalankan pembelajaran di kelas inklusi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional berperan penting dalam membentuk efikasi diri guru inklusi agar mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif bagi anak berkebutuhan khusus. Kata Kunci: kecerdasan emosi, Efikasi diri, Guru, Sekolah inklusi, Anak berkebutuhan khusus
No other version available