Text
Analisa Kestabilan Tanah Lunak Pada Pekerjaan IPAL Menggunakan Jet Grouting Di Kota Pekanbaru
Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau mengalami perkembangan pesat dalam pembangunan infrastruktur, termasuk proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun, kondisi tanah dasar di wilayah ini didominasi oleh tanah lunak yang memiliki daya dukung rendah, kompresibilitas tinggi, serta mudah mengalami penurunan dan ketidakstabilan. Permasalahan tersebut dapat mengancam kestabilan fondasi dan struktur IPAL, sehingga diperlukan teknologi perkuatan tanah yang efektif. Salah satu metode yang potensial adalah jet grouting, yaitu teknik injeksi semen bertekanan tinggi untuk memperkuat tanah secara in situ.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas jet grouting dalam meningkatkan kestabilan tanah lunak pada proyek IPAL di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan berupa hasil uji N-SPT dan data bor log, serta analisis numerik menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D dengan model Mohr-Coulomb untuk mensimulasikan kondisi sebelum dan sesudah perkuatan jet grouting. Proses jet grouting dilaksanakan dengan penyemprotan grout bertekanan tinggi hingga terbentuk kolom soilcrete yang berfungsi meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa jet grouting secara signifikan mengurangi penurunan tanah dan meningkatkan faktor keamanan. Nilai penurunan yang semula mencapai 0,3718 m berkurang drastis menjadi 0,0172 m setelah dilakukan jet grouting, yang berarti terjadi peningkatan kestabilan hingga lebih dari 95%. Dengan demikian, penerapan jet grouting terbukti efektif sebagai metode perkuatan tanah lunak pada pekerjaan IPAL di Kota Pekanbaru. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan teknologi stabilisasi tanah pada proyek infrastruktur di wilayah dengan kondisi tanah serupa.
No other version available