Text
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI KELURAHAN KEMBANG HARUM
Stunting masih menjadi permasalahan serius di berbagai daerah di Indonesia,termasuk di Kabupaten Indragiri Hulu, khususnya di Kelurahan Kembang Harum.Permasalahan ini ditandai dengan masih ditemukannya balita dengan status gizi kurang akibat kurangnya asupan gizi, keterbatasan pengetahuan orang tua, serta belum optimalnya pelaksanaan program pencegahan stunting di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu dalam penanggulangan stunting di Kelurahan Kembang Harum. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari perangkat kelurahan, kader posyandu, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kelurahan Kembang Harum sudah berjalan, namun belum optimal. Dari aspek komunikasi, sosialisasi program sudah dilakukan tetapi belum merata. Dari aspek sumber daya, masih terdapat keterbatasan tenaga dan sarana pendukung. Pada aspek disposisi, para pelaksana menunjukkan sikap yang cukup baik dalam menjalankan program, namun masih terdapat kendala dalam konsistensi pelaksanaan. Sementara itu, struktur birokrasi sudah terbentuk, tetapi koordinasi antar pihak terkait masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, diperlukan penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas kader, serta optimalisasi program agar penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif.
No other version available