Text
Analisis Pasang Surut Terhadap Sistem Saluran Drainase Jalan Pelita Jaya Kelurahan Tembilahan Hulu
Kondisi pasang surut Sungai Indragiri dan curah hujan dapat mempengaruhi kinerja sistem drainase di Jalan Pelita Jaya, Kelurahan Tembilahan Hulu. Kondisi tersebut dapat menyebabkan aliran air hujan terhambat, terutama ketika muka air sungai lebih tinggi dari elevasi saluran pada bagian pembuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik curah hujan, kondisi pasang surut, serta kinerja saluran drainase Jalan Pelita Jaya terhadap kombinasi debit hujan dan pasang surut. Data yang digunakan terdiri dari data primer berupa kondisi dan dimensi saluran serta data sekunder berupa data curah hujan dan pasang surut. Analisis dilakukan melalui analisis hidrologi dan hidrolika, sedangkan kondisi aliran pada saluran dimodelkan menggunakan HEC-RAS. Analisis hidrologi digunakan untuk memperoleh curah hujan rencana dan debit yang masuk ke saluran, sedangkan analisis pasang surut digunakan untuk mengetahui kondisi muka air sungai yang menjadi kondisi batas pada pemodelan. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan harian maksimum rata-rata sebesar 93,400 mm dengan standar deviasi 26,745 mm, sedangkan curah hujan rencana periode ulang 10 tahun sebesar 90,453 mm. Pada kondisi pasang maksimum, muka air sungai berada di atas elevasi ambang pembuangan (outfall), sehingga terjadi aliran balik (backwater) yang menghambat pembuangan air dari saluran menuju sungai. Hasil pemodelan HEC-RAS menunjukkan bahwa saluran drainase eksisting belum mampu menampung kombinasi debit hujan rencana dan kondisi pasang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasang surut sungai menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sistem drainase di Jalan Pelita Jaya.
No other version available