Text
Analisa Stabilitas Lereng/Tebing Sungai Kondisi Eksisting dan Dengan Perkuatan (Studi Kasus: Pantai Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan)
Kawasan Pantai Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan, merupakan wilayah tepi Sungai Kampar yang rentan terhadap erosi, abrasi, dan kelongsoran tebing akibat hempasan arus sungai dan gelombang. Kondisi eksisting tebing menunjukkan indikasi ketidakstabilan berupa retakan permukaan tanah, gerusan pada kaki tebing, dan deformasi lateral. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai Faktor Keamanan (FK) lereng pada kondisi eksisting dan setelah diberi perkuatan turap baja (steel sheet pile) yang dikombinasikan dengan tiang pancang baja diameter 400 mm, guna mengevaluasi efektivitas perkuatan tersebut dalam meningkatkan stabilitas tebing sungai. Data yang digunakan berupa data sekunder hasil penyelidikan tanah (boring log dan Standard Penetration Test) pada titik BH-01, dengan parameter tanah diperoleh melalui korelasi empiris terhadap nilai N-SPT. Analisis dilakukan dengan dua metode, yaitu metode Fellenius secara manual dan Metode Elemen Hingga (Finite Element Method) menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D, untuk membandingkan tingkat keandalan masing-masing pendekatan. Hasil analisis manual Metode Fellenius pada lereng eksisting menunjukkan nilai FK sebesar 1,128, sedangkan hasil analisis Plaxis 2D pada kondisi yang sama menunjukkan nilai FK (SF global) sebesar 1,475. Kedua nilai tersebut berada di bawah ambang batas minimum 1,5 yang dipersyaratkan SNI 8460:2017 untuk lereng permanen, sehingga tebing eksisting dikategorikan dalam kondisi kritis. Setelah diterapkan sistem perkuatan turap baja, hasil analisis Plaxis 2D menunjukkan peningkatan nilai FK secara signifikan menjadi 2,346, yang telah memenuhi syarat keamanan minimum. Penurunan tanah akibat konsolidasi juga menunjukkan perubahan, dari 0,757 m pada kondisi tanpa perkuatan menjadi 13,82 m pada kondisi dengan perkuatan, akibat perubahan skema pembebanan dan struktur tanah pada model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem perkuatan turap baja yang dikombinasikan dengan tiang pancang efektif meningkatkan stabilitas tebing sungai di kawasan Pantai Kuala Terusan dari kondisi kritis menjadi kondisi aman sesuai standar geoteknik nasional yang berlaku.
No other version available