Text
PENGARUH CAMPURAN LIMBAH PIPA HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PADA ASPAL AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL GUNA MENINGKATKAN KUALITAS ASPAL BETON
Pembangunan jalan di Indonesia membutuhkan material yang kuat dan tahan lama, salah satunya aspal beton jenis Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) yang berfungsi sebagai lapisan permukaan jalan. Kualitas aspal beton dapat menurun akibat pengaruh suhu tinggi dan beban kendaraan berat sehingga diperlukan modifikasi campuran untuk meningkatkan daya tahannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sifat-sifat fisik aspal dan karakteristik marshall pada campuran aspal AC-WC dengan penambahan limbah pipa High Density Polyethylene (HDPE). Pengujian penelitian ini adalah uji Marshall yang digunakan untuk mengukur kualitas campuran aspal melalui parameter seperti stabilitas, flow, VIM (Void in Mineral Aggregate), VMA (Void in Mineral Aggregate) VFA (Void Filled with Asphalt) dan Marshall Quotient (MQ). Parameter tersebut penting untuk memastikan aspal beton mampu menahan deformasi akibat suhu tinggi dan beban kendaraan berat. Penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah plastik seperti pipa HDPE berpotensi meningkatkan stabilitas dan mengurangi deformasi aspal AC-WC, namun pengaruhnya masih perlu diteliti lebih lanjut di Indonesia. Dari penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh penggunaan pipa high density polyethylene (HDPE) sebagai filler sebagian pada campuran aspal AC-WC terhadap parameter marshall yaitu nilai kadar aspal optimum yang didapatkan setelah melakukan pengujian pada campuran AC-WC dengan variasi kadar 4,5%, 5%, 5,5%, 6% dan 6,5% yaitu sebesar 5,1%. Dari hasil pengujian, pengaruh penggunaan filler pipa high density polyethylene (hdpe) pada persentase variasi 0%, 10%, 25%, dan 50% didapati nilai yang memenuhi pada komposisi 10%, dengan nilai VMA, VFA, VIM, stabilitas, flow dan marshall quotient (MQ) memenuhi persyaratan Spesifikasi Bina Marga 2010.
No other version available