Text
ANALISIS PRODUKTIVITAS JAM KERJA NORMAL DAN JAM KERJA LEMBUR PADA PEMBANGUNAN KANTOR KOMANDO DISTRIK MILITER
Perkembangan proyek konstruksi saat ini semakin meningkat dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek konstruksi adalah pengelolaan tenaga kerja agar produktivitas pekerjaan dapat tercapai secara optimal. Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan proyek, terutama pada penerapan jam kerja lembur yang menurunkan efektivitas kerja pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja pada jam kerja normal dan jam kerja lembur serta mengetahui faktor – faktor yang paling dominan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada Proyek Pembangunan Kantor Komando Distrik Militer. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung produktivitas tenaga kerja berdasarkan perbandingan volume pekerjaan terhadap jumlah jam kerja tenaga kerja (manhours) pada jam kerja normal dan jam kerja lembur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi di lapangan, dokumentasi proyek, serta penyebaran kuesioner kepada kontraktor, konsultan, dan pekerja sebanyak 20 responden mengenai faktor – faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja. Data hasil kuesioner kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS IBM 26 serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui faktor paling yang dominan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pembesian saat jam kerja normal sebesar 7,95 kg/manhours dan pada jam kerja lembur sebesar 5,78 kg/manhours. Produktivitas pekerjaan bekisting pada jam kerja normal sebesar 0,78 m2/manhours dan pada jam kerja lembur sebesar 0,69 m2/manhours. Sedangkan produktivitas pekerjaan pengecoran pada jam kerja normal sebesar 0,12 m3/manhours dan pada jam kerja lembur sebesar 0,10 m3/manhours. Hasil analisa menunjukkan bahwa terjadi penurunan produktivitas tenaga kerja pada jam kerja lembur dibandingkan jam kerja normal. Faktor yang paling dominan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja adalah faktor lingkungan kerja dengan nilai rata – rata sebesar 7,9 dan standar deviasi sebesar 1,865.
No other version available