ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of MITIGASI RISIKO KETERLAMBATAN PROYEK BERBASIS FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (Studi Kasus Penggantian Jembatan Bone CS)
Bookmark Share

Text

MITIGASI RISIKO KETERLAMBATAN PROYEK BERBASIS FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (Studi Kasus Penggantian Jembatan Bone CS)

MUHAMMAD ABDUL FAJAR - Personal Name; Deddy Purnomo Retno - Personal Name;

Pembangunan infrastruktur jembatan yang vital seringkali dihadapkan pada kompleksitas teknis dan dinamika lapangan yang tinggi, seperti yang terjadi pada proyek duplikasi Paket Penggantian Jembatan Bone CS (Jembatan Sei Poro, Sei Belanti, dan Sei Bone) di jalur padat Pekanbaru–Bangkinang. Kondisi tersebut menempatkan proyek ini pada risiko keterlambatan (delay) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko keterlambatan, menganalisis risiko dominan menggunakan instrumen evaluasi yang objektif, serta merumuskan rekomendasi rencana aksi mitigasi yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menilai risiko berdasarkan tiga parameter utama: severity (keparahan), occurrence (frekuensi), dan detection (kemudahan deteksi). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 11 responden yang merupakan pihak pelaksana di lapangan. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi sebanyak 30 potensi risiko yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek. Berdasarkan analisis nilai Risk Priority Number (RPN) dan penerapan prinsip Pareto, ditetapkan 5 risiko prioritas utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap keterlambatan. Faktor dominan yang memengaruhi risiko kritis tersebut meliputi keterlambatan pengadaan material utama, keterbatasan koordinasi antarpihak, kesiapan sumber daya manusia, serta kondisi fisik pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Sebagai langkah penyelesaian, penelitian ini menghasilkan rekomendasi mitigasi strategis, seperti peningkatan koordinasi lintas pihak, perbaikan manajemen pengadaan material, pengaturan lalu lintas di sekitar proyek, perlindungan area kerja, serta penyesuaian metode kerja terhadap kondisi lapangan yang dinamis. Penelitian ini membuktikan bahwa metode FMEA efektif membantu manajemen proyek dalam memetakan dan menentukan prioritas penanganan risiko secara sistematis demi meminimalkan keterlambatan proyek.


Availability
#
Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Sipil 623.6 Muh M
ETD7311II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Sipil 623.6 Muh M
Language
Indonesia
NPM
193110790
Publisher
Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Risiko
Keterlambatan
FMEA
Mitigasi
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?