ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of STUDI PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN ANIONIK TERHADAP PERUBAHAN KETERBASAHAN BATU PASIR DENGAN KOMBINASI CAMPURAN CLAY KAOLINITE DAN MONTMORILLONIT MENGGUNAKAN METODE IMBIBISI SPONTAN
Bookmark Share

Text

STUDI PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN ANIONIK TERHADAP PERUBAHAN KETERBASAHAN BATU PASIR DENGAN KOMBINASI CAMPURAN CLAY KAOLINITE DAN MONTMORILLONIT MENGGUNAKAN METODE IMBIBISI SPONTAN

JULIYANTO - Personal Name; Ira Herawati - Personal Name;

Eksplorasi dan produksi migas memerlukan teknik yang efisien untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir. Salah satu faktor yang memperngaruhi efisiensi perolehan minyak adalah keterbasahan batuan reservoir. Salah satu metode yang mampu mengatasi masalah penurunan produksi ialah menggunakan EOR (Enhanced Oil Recovery) menggunakan jenis metode chemical EOR yaitu surfaktan, surfaktan mampu mengurangi interfal tension (IFT) dan mengubah wettability batun reservoir. Pada penelitian ini menggunakan jenis surfaktan anionic yang diharapkan mampu mengubah wettability batu pasir yang mengandung campuran clay kaolinite dan montmorillonite. Imbibisi spontan akan dilakukan dalam pengujian ini untuk menilai kemampuan dan kesuksesan untuk surfaktan dalam mendapatkan nilai index wettability. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa index wettability surfaktan AEC lebih besar (1,42) dibandingkan nilai index wettability yang dihasilkan dari surfaktan LABS (1,08). Hal ini menunjukkan bahwa surfaktan AEC lebih baik dalam mengubah wettability batuan sandstone yang mengandung campuran clay dibandingkan surfaktan LABS. jenis clay dan kosentrasi surfaktan mempengaruhi wettability batuan. Keberadaan montmorlonite cenderung membuat wettability batu pasir menjadi water dan clay kaolinite cenderung membuat wettability batu pasir menjadi oil wet. Kosentrasi surfaktan 1% menghasilkan IW yang lebih besar (1,42) dibandingkan surfaktan 2% dengan nilai (1,08) dalam mengubah wettability batuan menjadi water wet, bukan berati dengan menginjeksikan kosentrasi surfaktan yang tinggi menghasilkan nilai index wettability yang optimal.


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 620.13 Jul S
ETD7313II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Perminyakan 620.13 Jul S
Language
Indonesia
NPM
193210053
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
surfaktan
clay montmorllonite
clay kaolinite
imbibisi spontan
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?