Text
EVALUASI PROGRESSIVE CAVITY PUMP PADA SUMUR YG-19 DAN OPTIMASI MENGGUNAKAN VARIABLE SPEED DRIVE DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FLUID ABOVE PUMP
Pada umumnya sumur minyak bumi dapat diproduksikan dengan dua cara, yaitu dengan cara natural flow dan dengan menggunakan artifcial lift. Pada awal produksi biasanya sumur masih bisa diproduksikan secara natural flow, akan tetapi dengan seiring bertambahnya waktu tekanan pada reservoir akan berkurang sehingga tidak dapat memproduksikan secara natural flow lagi. Sehingga pada kondisi tersebut alat bantu yang dapat digunakan seperti artficial lift adalah langkah yang dibutuhkan selanjutnya. terdapat beberapa jenis artificial lift yang biasa digunakan pada industri migas, yaitu Sucker Rod Pump (SRP), Electric Submersible Pump (ESP), Hidraulic Pumping Unit (HPU). Pada sumur YG-19, jenis artificial lift yang digunakan adalah jenis Progressive Cavity Pump (PCP). Progressive cavity pump hanya dapat digunakan pada sumur dengan kedalaman yang dangkal dengan maksimal 4000ft tergantung dengan jenis dan kualitas pompanya. PCP merupakan pompa yang mempunyai prinsip kerja sebagai prositive displacement pump. Pada umumnya PCP akan mengalami penurunan kemampuan pada pompa, yang mengakibatkan laju produksi menurun, sehingga perlu melakukan evaluasi terhadap pompa menggunakan perhitungan Productivity indeks dan kurva IPR. Terjadinya penurunan laju alir produksi yang diakibatkan oleh turunnya performa pada pompa kita dapat menggunakan Variable Speed Drive (VSD) dengan mengontrol RPM yang sesuai dengan diinginkan. Hal ini dilakukan_guna_meningkatkan kembali laju alir produksi dengan mempertimbangkan Fluid Above Pump (FAP) yang sesuai dan aman. Dimana pump effisiensi pompa 66,7 % dan Fluid above Pump 603 ft.
No other version available